Sabtu, 18 September 2010

apa itu NARSIS???

kita terkadang menyebut kata "narsis" pada orang-orang yg suka poto sana-sini, gaya.
ada yang bilang narsis itu istilah bangga pada diri sendiri, pede.
tapi kebanyakan kita sering bilang "NARSIS" tapi gak tau artinya, sejarahnya.
:D

oke... mari kita simak, arti narsis lebih dalam.



- pertama kita lihat Versi KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Berikut adalah hasil dari pencarian arti kata narsis di situs KBBI dengan menggunakan kategori Sama dengan, Diawali dan Memuat menghasilkan 1 (satu) result yang arti dan isinya sama.

nar-sis n 1 tumbuhan berbunga putih, krem atau kuning, terdapat di daerah subtropis; Amarylidaceae; 2 bunga narsis

nar-sis-me n 1 hal (keadaan)
mencintai diri sendiri secara berlebihan; 2 hal (keadaan) mempunyai kecenderungan (keinginan) seksual dengan diri sendiri.


- Versi wikipedia dan yang lainnya
Narsis adalah adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan.
Orang yang mengalami gejala ini disebut narsisis (narcissist).



Narcissus atau Narsisus jatuh cinta terhadap dirinya sendiri. Lukisan karya Michelangelo Caravaggio.


Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narkissos (versi bahasa Latin: Narcissus), yang dikutuk sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut bunga narsis.

Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir bahkan Andrew Morrison berpendapat bahwa dimilikinya sifat narsisisme dalam jumlah yang cukup akan membuat seseorang memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain.

Namun apabila jumlahnya berlebihan, dapat menjadi suatu kelainan kepribadian yang bersifat patologis. (Patologi merupakan cabang bidang kedokteran yang berkaitan dengan ciri-ciri dan perkembangan penyakit melalui analisis perubahan fungsi atau keadaan bagian tubuh.)

Penyimpangan kepribadian adalah istilah umum untuk jenis penyakit mental seseorang, dimana pada kondisi tersebut cara berpikir, cara memahami situasi dan kemampuan berhubungan dengan orang lain tidak berfungsi normal.

Kondisi itu membuat seseorang memiliki sifat yang menyebabkannya merasa dan berperilaku dengan cara-cara yang menyedihkan, membatasi kemampuannya untuk dapat berperan dalam suatu hubungan.

Orang-orang yang narsis meyakini bahwa mereka adalah orang-orang yang lebih unggul daripada orang lain dan kurang bisa menghargai perasaan orang lain. Namun dibalik rasa percaya dirinya yang teramat kuat, sebenarnya orang narsis memiliki penghargaan terhadap diri sendiri yang lemah, mudah tersinggung meskipun terhadap kritikan kecil.

Untuk lebih mengenal dan mengetahui perilaku narsis ini, simak beberapa hal berikut yang merupakan ciri-ciri dari penderita narsis:

  • Ditandai dengan perilaku yang emosional dan dramatis, dan dapat juga dikategorikan ke dalam penyimpangan perilaku yang antisosial.
  • Memiliki perasaan bangga yang berlebihan tentang kehebatan atau keunikan dirinya, misalnya membanggakan kemampuannya, kecantikan atau bakatnya secara berlebihan.
  • Melebih-lebihkan prestasi yang dicapainya atau memusatkan perhatian berlebihan pada permasalahannya.
  • Hanya berfokus pada fantasi tentang sukses, kekuatan, kecemerlangan, kecantikan atau mendapatkan cinta dari pasangan ideal.
  • Selalu membutuhkan dan mengharapkan perhatian dan pujian secara terus-menerus.
  • Dalam merespons kritik atau kekalahan dapat berupa reaksi marah berlebihan.
  • Orang narsis memiliki keyakinan bahwa dialah orang yang lebih baik dan istimewa daripada orang lain.
  • Tidak bisa memahami emosi dan perasaan orang lain
  • Mengharapkan orang lain untuk selalu setuju dengan segala ide dan rencananya
  • Suka mengambil keuntungan dari orang lain
  • Mengekspresikan penghinaan kepada orang-orang yang dianggapnya lebih rendah
  • Suka cemburu terhadap orang lain
  • Memiliki keyakinan bahwa orang lain selalu cemburu terhadap dirinya
  • Sulit menjaga hubungan yang baik dan sehat
  • Membuat tujuan-tujuan yang seringkali tidak masuk akal
  • Menjadi mudah terluka dan ditolak
  • Memiliki rasa pengharagaan terhadap diri sendiri yang rapuh dan lemah
  • Terlihat seperti orang yang keras hati dan emosional
  • Memiliki sifat yang congkak, angkuh dan sombong
  • Bisa menjadi sangat marah dan tidak sabar bila tidak mendapatkan perlakuan yang istimewa dari seseorang yang diharapkan
  • Memaksakan untuk memiliki segala sesuatu yang terbaik
  • Memiliki perasaan malu dan terhina, dan agar bisa merasa lebih baik, maka akan bereaksi dengan marah, menghina atau meremehkan orang lain.

Dari ciri-ciri tersebut, karakter narsis sekilas terlihat mirip seperti karakter orang dengan rasa percaya diri yang kuat. Padahal hal tersebut tidak lah sama. Orang narsis memang memiliki rasa percaya diri yang kuat, namun rasa percaya diri tersebut adalah rasa percaya diri yang tidak sehat, karena hanya memandang dirinya lah yang paling hebat dari orang lain. Di sisi lain, orang dengan rasa percaya diri yang sehat tidak mengagung-agungkan dirinya saja, namun juga bisa menghargai orang lain.






- Cerita Mitos Yunani tentang Narsisus dan Echo



Narcissus adalah seorang tokoh dalam mitologi Yunani. Narcissus diceritakan sebagai seorang dewa yang memiliki wajah tampan. Dia adalah anak dari dewa sungai, Cephissus. Ibunya adalah seorang bidadari bernama Liriope. Ketika Narcissus masih kecil, seorang peramal (Tiresias) berkata kepada kedua orang tuanya bahwa anak mereka akan berumur panjang apabila tidak melihat dirinya sendiri. Akibat ketampanannya banyak yang jatuh cinta kepada Narcissus. Salah satunya bidadari tersebut bernama Echo yang jatuh cinta kepadanya.

Tidak seorang pun yang dibalas cintanya oleh Narcissus. Demikian pula Echo. Echo hidup dalam kesendirian dan kesedihannya. Dewi Nemmesis mendengar doa Echo yang cintanya ditolak tersebut. Nemessis mengutuk Narcissus supaya jatuh cinta kepada bayangannya sendiri. Kutukan tersebut menjadi kenyataan ketika Narcissus melihat bayangan dirinya di sebuah kolam.

Dia tak henti-hentinya mengagumi sosok yang terlihat dari pantulan air di kolam itu. Tanpa disadarinya muncul lilitan akar dari dalam tubuhnya, kemudian setelah itu seluruh tubuhnya tiba-tiba lunak dan beberapa saat kemudian berubah menjadi mata air. Oleh karena itulah diberi nama mata air Narcissus diambil dari tempat kejadian tersebut.

Selain itu dikatakan pula dalam karya sastra yang lain bahwa Narcissus seringkali melihat wajahnya yang sangat tampan dan rupawan sehingga ia menghabiskan waktunya di depan sungai dengan memandangi wajahnya.

Dari sinilah muncul kata NARSIS yang berarti kecintaan pada diri sendiri. Sekarang ini kata Narsis digunakan untuk menggambarkan orang yang Terlalu suka pada diri sendiri, Egosentris, terlau percaya diri, dan sudah masuk dalam penyakit kejiwaan (yang sudah parah tentunya).

Ada sebuah versi lain yang mengatakan bukan Echo yang jatuh cinta kepada Narcissus melainkan seorang pria bernama Ameinias. Kesal “dikejar-kejar” Ameinias, Narcissus mengiriminya sebuah pedang sebagai hadiah. Kesal karena cintanya ditolak Ameinias bunuh diri di hadapan Narcissus dengan pedang yang dihadiahkan kepadanya. Sebelum bunuh diri, Ameinias mengutuk Narcissus bahwa Narcissus akan jatuh cinta kepada bayangannya sendiri dan dalam keputusasaannya Narcissus akan bunuh diri.

Ada pula kisah yang membahas tentang Peri Echo. Ia merupakan anak dari Uranos dan Bumi. Echo dikisahkan sebagai penyelamat Jupiter ketika Jupiter melancarkan misi selingkuhnya dari Juno. Namun sepintar pintarnya tupai melompat pasti akan terkilir juga. Artinya , tingkah laku manis Echo akhirnya terkuak dan di ketahui oleh Juno dan menghukumnya sehingga echo tidak dapat berbicara kecuali jika seorang yang mulai bertanya kepadanya. Dan echo hanya bisa menjawabnya dengan kata terakhir dari pertanyaan yang di ajukan.

Ternyata Echo diam-diam menyukai Narcissus yang sama sekali tidak mengetahui keberadaannya. Echo selalu berusaha ingin dekat dengannya namun ia tidak berani memperlihatkan dirinya.

Namun suatu waktu Echo sudah yakin akan ketidak pekaan cintanya kepada Narcissus lalu ia melarikan diri dan bersembunyi di dalam gua dan batu karang di pegunungan. Semakin lama badannya mengurus dan lambat laun tubuhnya semakin menyusut dan tak terlihat hingga akhirnya hanya tinggal suaranya saja. Dan kalau mendengar sesuatu, ia akan mengulang kata terakhirnya.

Inilah yang di sebut Echo atau Gema Suara.


Tidak ada komentar: